Seminar Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Perspektif UU Desa dan Pemanfaatan Media Sosial

Seminar Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Perspektif Undang-undang Desa dan Pemanfaatan Media Sosial dilaksanakan pada Hari Kamis sampai dengan Jum’at Tanggal 6 – 7 Desember 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mandalamekar,  Kecamatan Jatiwaras,  Kabupaten Tasikmalaya.

Dihadiri oleh para pandu desa perempuan se-kabupaten Tasikmalaya.

Sambutan Kepala Desa Mandalamekar, Bapak Yana Noviadi (Dokumen taraju.sideka.id-Nia)

Sambutan Kepala desa mandalamekar Bapak Yana Noviadi. “Kaum wanita sangat dimuliakan. Pemerintah harus memperhatikan wanita dari berbagai usia. Aplikasi kesehatan ibu dan anak. Anak yang lahir harus bebas dari stunting. Sehat jasmani dan rohani.” Ujarnya.

 

Sambutan direktur bp2dk bapak irman meilandi.

“Seminar ini merupakan Silaturahmi para pandu desa perempuan. 351 pandu perempuan. Dari 351 desa. Ini merupakan pra jambore. Yangg akan dilakukan tahun depan. Antara bulan Januari – Juni.

Dan Kesederhanaan merupakan awal menjadi perubahan yang lebih baik.” Ujarnya.

Sambutan Perwakilan dari Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Ibu Yayah (Dokumen taraju.sideka.id-Nia)

Sambutan Perwakilan Kadis pemberdayaan masyarakat.

“Anak merupakan generasi penerus. Seiring dengan Perkembangan teknologi,  teknologi memiliki berbagai manfaat.

Yaitu Kebebasan mengakses informasi.

Namun, juga memiliki sisi negatif nya. Yaitu banyaknya Situs porno. Kejahatan online. Maraknya pornografi. Menimbulkan kejahatan seksual.

D tasikmalaya ada 35 kasus yang menjadi korban perempuan dan anak.” Ujarnya.

Pembacaan Doa oleh Ketua MUI Desa Mandalamekar (Dokumen taraju.sideka.id-Nia)

Acara ini diakhiri dengan pembacaan Doa dari Ketua MUI Desa Mandalamekar.

 

 

 

Coment atuh

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan