Upaya Perbaikan Jalan Kedusunan Panggungsari Desa Taraju

Jalan merupakan fasilitas transportasi yang paling sering digunakan oleh sebagian besar masyarakat, sehingga mempengaruhi aktifitas sehari-hari masyarakat.

Jalan sebagai prasarana transportasi darat mampu memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mempergunakanya untuk mendukung hampir semua aktifitas sehari-hari seperti pendidikan, bisnis, kerja dan lain-lain.

Semangat gotong royong, warga Kedusunan Panggungsari, Desa Taraju

Oleh karena itu jalan menjadi salah satu pendukung utama aktifitas sosial ekonomi suatu Negara.

Hal ini dipertegas dalam Undang-Undang Jalan No. 38 Tahun 2004 tentang jalan yang menyebutkan bahwa jalan merupakan prasaran transportasi yang memegang peranan penting dalam bidang ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, politik, dan pertahanan keamanan.

Kerusakan jalan yang terjadi diberbagai daerah saat ini merupakan permasalahan yang kompleks dan kerugian yang diderita sungguh besar terutama bagi para pengguna jalan, seperti waktu tempuh yang lama, terjadinya kemacetan lalu lintas, kecelakaan lalu lintas dan lain-lain.

Secara umum penyebab kerusakan jalan ada berbagai sebab yakni umur rencana jalan yang telah dilewati, genangan air pada permukaan jalan yang tidak dapat mengalir akibat sistem drainase yang kurang baik, kelebihan beban kendaraan yang menyebabkan umur pemakaian jalan lebih pendek dari umur rencana jalan, perencanaan awal yang tidak tepat, pengawasan yang kurang baik, dan pelaksanaan yang tidak sesuai dengan standar yang ada. Selain itu juga minimnya biaya pemeliharaan, keterlambatan pengeluaran anggaran serta prioritas penanganan yang kurang tepat.

Salah satu jalan yang berada di Kampung Cisaka menuju wisata Hutan pinus Kacapiring sangat menantang para wisatawan yang ingin berkunjung. Oleh karenanya, warga Kedusunan Panggung sari, Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya bergotong royong untuk memperbaiki jalan tersebut. Pada hari Jum’at, 14 Desember 2018.

Kepala Kedusunan Panggungsari, Bapak Ade Saepul Malik (Berdiri di depan, baju biru lengan pendek) (Dokumen taraju.sideka.id-Nana)

Upaya ini bertujuan agar budaya gotong royong dan silaturahmi khususnya antar Kedusunan Panggung sari, Desa Taraju tetap terjaga.

Juga agar meningkatkan wisata Hutan pinus kacapiring Desa Taraju.

Coment atuh

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan